Jumat, 20 April 2018

impian

Bismillah..
Setiap manusia pasti memiliki impiannya masing-masing. Begitupula saya, saya menginginkan sekolah ini dan sayapun memiliki impian yang ada di sekoahan itu.. Tapi apa? Orangtua saya tak mengizinkan karna orangtua sayapun memiliki impian untuk anaknya di sekolahan lain.
ketika sekolah pilihan orangtua saya adalah yang terbaik untuk saya, dua hari lagi tes masuk sekolah itupun dimulai dan tes yang akan diuji bermateri yang sangat saya belum pelajari sama sekali.
ini membuat saya ragu atas keputusan orangtua saya. Terus terbayang akan ketidak lolosan saya dalam mengikuti ujian itu.
saya selalu disemangati oleh ibu saya yaitu harus selalu optimis!
Kalimat yang terucap dari seorang wanita yang melahirkan saya membuat bayang-bayang itu luntur perlahan dengan sendirinya.
Hari ini orangtua saya meminta kakak pertama saya untuk mengantar ketempat uji tes, namun kakak saya memiliki keperluan pendidikannya yang dia sendiri tak bisa tinggalkan.
Mungkin kalian berfikir, mengapa tidak bapak atau ibu saya saja yg mengantar?
Ya, itu yang membuat saya sangat sedih. Karena disaat-saat  sepertiini saya sangat membutuhkan dukungan langsung dari kedua orangtua saya terutama ibu.
Namun, hal ini tidak  bisa saya pungkiri, karena situasi dan kondisi yang sangat mendukung atas kesedihan saya. Orangtua saya memiliki urusan yang mereka tak bisa tinggalkan.
Lalu, bagaimana dengan kakak kakak saya yang lain?
Kakak kedua saya selalu sibuk dengan kegiatan organisasi di kampusnya. Bahkan, untuk pulang ke rumah saja hanya beberapa jam singgahnya. Kakak saya tinggal disebuah pesantren sambil mengerjakan kuliahnya.
Kakak ketiga saya, dia adalah kakak sekaligus teman curhat saya ketika dia balik liburan pondok. Untuk kali ini dia tak bisa mengantar karena dia sedang menjalankan amanah pondoknya untuk  menjadi seorang pengurus bagian kamar.

Saya sangat memaklumi kesibukan yang keluarga saya lakukan.
Tapi mengapa? tak ada seorangpun yang mengerti akan kegiatan saya.
Hanya mengantarpun takbisa.
Situasi dan kondisi yang membuat mereka takbisa mengantar saya pergi untuk tes.
Saya selalu berdo'a akan kebahagiaan mereka.:)

Wassalam.....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar